|
Hipotesis
adalah suatu ide untuk menyelesaikan suatu masalah. Hipotesis merupakan
kunci keberhasilan suatu eksperimen. Hipotesis merupakan salah satu
bentuk konkrit dari perumusan masalah. Dengan adanya hipotesis,
pelaksanaan penelitian diarahkan untuk membenarkan atau menolak
hipotesis. Pada umumnya hipotesis dirumuskan dalam bentuk pernyataan
yang menguraikan hubungan sebab-akibat antara variabel bebas dan tak
bebas gejala yang diteliti. Hipotesis mempunyai peranan memberikan arah
dan tujuan pelaksanaan penelitian, dan memandu ke arah penyelesaiannya
secara lebih efisien. Hipotesis yang baik akan menghindarkan penelitian
tanpa tujuan, dan pengumpulan data yang tidak relevan. Tidak semua
penelitian memerlukan hipotesis.
Hipotesis
menghubungkan dua faktor. Sebagai contoh, pada penelitian jamur di atas,
dua faktor yang berhubungan adalah adalah lampu dan pertumbuhan jamur.
Hipotesis yang mungkin muncul untuk menjawab pertanyaan di atas adalah :
saya percaya bahwa jamur tidak memerlukan cahaya untuk berkembang biak.
Dasar-dasar
hipotesis yang saya gunakan :
-
Tumbuh-tumbuhan
dengan klorofil memerlukan cahaya untuk hidup. Jamur tidak mempunyai
klorofil
-
Dari
informasi yang saya dapat bahwa jamur roti dapat tumbuh pada roti
tawar yang diletakan dalam kotak roti yang gelap
Pada
mulanya tidak banyak orang berpendapat bahwa penelitian lebih
berhubungan dengan pengumpulan fakta-fakta daripada menduga-duga jawaban
suatu masalah. Belakangan baru diyakini manfaat hipotesis bagi
pelaksanaan penelitian. Hipotesis mengkonkritkan dan memperjelas masalah
yang diselediki, karena dalam hipotesis secara tidak langsung ditetapkan
lingkup persoalan dan jawabannya. Pada gilirannya hipotesis memberikan
arah dan tujuan pelaksanaan penelitian, sehingga terhindarkan adanya
penelitian yang tak bertujuan. Dengan hipotesis yang dirumuskan secara
baik, proses penelitian lebih terjamin akan berlangsung secara teratur,
logis dan sistematis menuju pada tujuan akhir penelitian. Selain dari
itu hipotesis, memberikan jalan yang cepat dan efisien ke arah
penyelesaian masalah. Tanpa hipotesis, pengumpulan data dan informasi
akan dilakukan secara membabi-buta. Hipotesis memberikan batasan data
yang diperlukan atau sesuai dengan kebutuhan penelitian. |