Interferensi  Gelombang 

Interferensi merupakan sifat cahaya yang dapat diamati ketika perbedaan gelombang cahaya dicampur bersamaan. Contoh interferensi adalah pelangi yang kamu lihat dalam gelembung sabun, spektrum warna opal, dan kilauan warna dari beberapa bulu burung. Di sebagian area pola interferensi, gelombang cahaya berada dalam fase, dengan bukit dan lembah saling menguatkan, membentuk daerah yang berkilau. Di daeah lain, di luar fase, dengan bukit dan lembah yang berlawanan, membentuk daerah yang suram. Terdapat berbagai variasi cara untuk memperagakan interferensi, pada bagian daerah yang terang maupun daerah suram, dan perbedaan warna menggambarkan perbedaan panjang gelombang cahaya. 

Interferensi menghasilkan gelombang yang berhimpit. Ketika dua bukit (titik tertinggi) gelombang bertemu, mereka bergabung menjadi gelombang yang lebih besar. Ketika bukit sebuah gelombang dan lembah (titik terendah) gelombang bertemu, gelombang saling mengapuskan satu sama lain. Posisi bukit dan lembah disebut fase.

Alat dan Bahan yang Digunakan

:: ll Nampan pendek l Lensa cembung l Air l Selembar kertas l Sumpit atau dua pena dan karet gelang, atau benda yang berbentuk Y l 2 buah klem dan penahannya  l Layar putih atau dinding putih l Beberapa atau semua bahan berikut ini: larutan gelembung, bulu burung, kaca bujursangkar dengan panjang sisi 20 cm dua potong, yang pinggir-pinggirnya telah di ampelasl Slide proyektor yang sudah tak dipakai  l Gunting  l Pelobang kertas  l Paku payung l Berbagai sumber cahaya (bola lampu, laser pointer,laser labor, lampu sorot biasa, lampu sorot dengan lensa) l Cat semprot hitam  l Isolasi transparan l Bantalan peluru l Kertas warna hitam ::

Prosedur

  1. Isi talam dengan air. Ikat dua sumpit dengan karet gelang untuk membuat sumber gangguan yang bercabang. Pukul air dengan sumpit (atau pukul dengan dua jari, dua pena, atau benda yang berbentuk Y) dan amati pola yang dihasilkan gelombang dari dua gangguan yang berpotongan. Ketika gelombang bergabung, kamu mendapatkan gelombang yang lebih besar (interferensi konstruktif). Ketika gelombang saling menghapus satu sama lain, kamu mendapatkan titik yang tenang (interferansi destruktif). 

  2. Ujilah berbagai material optik interferensi yang menyebabkan pola gelap dan terang, atau pola berwarna. Kamu bisa menguji gelembung sabun, opal, dan bulu burung. Jika kamu tinggal dekat pangkalan atau dok kapal, kamu bisa mengamati air yang ditumpahi setetes atau dua tetes minyak dari kapal, warna pelangi yang dipancarkan dari lapisan minyak yang mengembang menyebar sepanjang permukaan. Kamu bisa membuat pola optik interferensi dengan menggabungkan dua plat kaca yang tipis bersamaan. Bidikkan sumber cahaya pada kaca tersebut, dan tekan bersamaan. Akan terlihat kilauan cincin yang terang dan gelap, dengan berwarna warni. Variasikan efeknya dengan membuat celah kecil antara plat pada satu sudut, menggunakan sepotong kertas. 

 

Sebagai alternatif, ganti lensa cembung dari sepasang kaca mata tua atau lensa kamera yang pecah ke sepotong kaca, dan ujilah apa yang terjadi ketika kamu menekan lensa ke kaca.

  1. Gunakan klem dan penyangga untuk menyetel laser pointer sehingga sinarnya melewati celah penyaring (filter) ke layar putih atau dinding putih. (Kamu bisa membuat filter dari slide foto tua. Potong plastik gambar, dan isolasikan dua kertas hitam segiempat pada tempatnya, tutup bersamaan, biarkan terbentuk celah yang sama besarnya vertikal ke bawah di tengah filter.) Satu misteri besar cahaya, sinar melewati filter secara ajaib membentuk daerah terang dan gelap yang disebut pola difraksi. Ganti celah filter dengan filter jenis lain: celah dengan lebar dan bentuk yang berbeda-beda; lobang dengan ukuran yang berbeda-beda; sebuah lensa di depan bantalan peluru.

 

Untuk membuat filter dengan lobang yang berbeda-beda, ambil beberapa slide yang tidak diperlukan lagi dan gelapkan dengan cat semprot hitam. Lobangi dengan berbagai ukuran lobang, gunakan paku payung, pelobang kertas. 

Kamu bisa merubah variabel tertentu dalam merancang eksperimen yang lebih lanjut.Variasikan sumber cahaya untuk membandingkan perbedaan antara laser pointer, laser labor, lampu sorot biasa, lampu sorot dengan lensa, dan bola lampu dari berbagai tipe. Atau pelajari pola difraksi pada layar sebagai fungsi jarak antara laser dan filter, dan/atau filter dan layar.

kembali

 

 

Asisten Deputi Urusan Program Riptek Unggulan dan Strategis, 

Deputi Bidang Progam Riptek, Kementerian Riset dan Teknologi

RUT2004Sakya,Enny,Adhi